Mengatasi Gangguan Konsentrasi Bekerja saat Sakit Flu

Mengatasi Gangguan Konsentrasi Bekerja saat Sakit Flu

Gangguan konsentrasi bisa menjadi salah satu masalah yang mengganggu produktivitas kerja, terutama jika disebabkan oleh sakit flu. Sakit flu bisa menimbulkan gejala seperti hidung tersumbat, bersin, batuk, sakit tenggorokan, demam, dan nyeri otot yang membuat tubuh lemas dan tidak nyaman. Cuti bisa menjadi salah satu opsi pekerja untuk beristirahat dan menyembuhkan diri dari sakit flu, namun tidak semua orang bisa mengambil cuti atau istirahat dari pekerjaannya ketika sakit flu. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi gangguan konsentrasi bekerja saat sakit flu, antara lain:

 

1. Prioritaskan tugas-tugas penting dan mendesak.

Untuk memprioritaskan tugas-tugas penting dan mendesak, Anda bisa membuat daftar tugas yang harus Anda kerjakan dan menentukan deadline atau batas waktu untuk mengerjakannya. Anda juga bisa menandai tugas-tugas yang memiliki prioritas tinggi, sedang, dan rendah. Dengan begitu Anda bisa fokus pada tugas-tugas yang paling penting dan mendesak terlebih dahulu atau menunda dan mengurangi beban tugas-tugas yang kurang penting atau mendesak.

 

Anda juga bisa mengatur waktu kerja dengan baik, misalnya dengan menggunakan metode pomodoro, yaitu bekerja selama 25 menit dan beristirahat selama 5 menit. Metode ini bisa membantu Anda untuk tetap konsentrasi dan produktif tanpa merasa lelah atau bosan.

 

Jangan memaksakan diri untuk menyelesaikan semua tugas dalam satu hari jika kondisi tubuh Anda tidak mendukung. Ingatlah bahwa kesehatan Anda adalah hal yang paling penting. Jika Anda terlalu memaksakan diri untuk bekerja saat sakit flu, Anda bisa jadi malah memperburuk kondisi tubuh Anda dan mengganggu kualitas kerja Anda. Oleh karena itu, berilah diri Anda waktu untuk istirahat dan pulih dari sakit flu. Jika perlu, mintalah izin kepada atasan atau klien Anda untuk menunda deadline atau mengubah jadwal kerja anda sesuai dengan kondisi tubuh Anda.

 

2. Lakukan istirahat singkat secara berkala.

Istirahat singkat secara berkala bisa membantu Anda untuk mengembalikan energi dan fokus Anda yang terkuras karena sakit flu. Istirahat singkat juga bisa mencegah Anda dari kelelahan mental dan fisik yang bisa menurunkan kinerja dan kesehatan Anda. Selain itu, istirahat singkat juga bisa memberikan kesempatan bagi tubuh Anda untuk melawan infeksi dan mempercepat proses penyembuhan.

 

Anda bisa melakukan istirahat singkat selama 10-15 menit setiap 1-2 jam sekali, tergantung pada tingkat kesulitan dan jumlah tugas yang Anda kerjakan. Anda bisa memanfaatkan waktu istirahat Anda untuk melakukan aktivitas yang membuat Anda rileks dan bahagia, seperti memejamkan mata, berbaring, mendengarkan musik santai, meditasi, dan melakukan hobi Anda. Anda juga bisa mengkonsumsi camilan sehat, seperti buah-buahan, kacang-kacangan, dan coklat hitam yang bisa meningkatkan mood dan imun Anda.

 

3. Atur suhu ruangan

Atur suhu ruangan yang nyaman di kantor bisa membantu Anda untuk merasa lebih nyaman dan sehat saat bekerja. Suhu ruangan yang terlalu dingin atau panas bisa mempengaruhi sistem imun dan pernapasan Anda, yang bisa memperparah gejala flu dan membuat Anda lebih mudah terserang penyakit lain. Suhu ruangan yang tidak nyaman juga bisa mengurangi konsentrasi dan produktivitas Anda karena Anda akan merasa tidak betah dan mudah marah.

 

Minta izin kepada atasan atau karyawan lain untuk mengatur suhu ruangan yang sesuai dengan preferensi Anda, tidak terlalu dingin atau panas. Anda bisa menyesuaikan suhu ruangan dengan menggunakan AC, jendela, dan tirai. Jika memungkinkan, pilihlah ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik, agar udara di dalam ruangan tidak terlalu kering atau lembab. Udara yang kering bisa membuat hidung dan tenggorokan Anda iritasi, sedangkan udara yang lembab bisa menyebabkan jamur dan bakteri berkembang biak.

 

4. Minum obat flu yang sesuai

Obat flu yang sesuai bisa beli di apotek dan bisa membantu Anda untuk meredakan gejala-gejala flu yang mengganggu, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan. Obat flu yang bisa Anda beli di apotek biasanya berupa obat bebas atau obat bebas terbatas, yang artinya Anda tidak perlu resep dokter untuk membelinya. Sebelum membeli obat flu di apotek, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan, antara lain:

  1. Baca label dan kemasan obat flu dengan teliti. Perhatikan komposisi, indikasi, dosis, cara penggunaan, efek samping, kontraindikasi, interaksi obat, dan tanggal kadaluarsa obat flu yang Anda pilih. Jika Anda alergi atau tidak tahan dengan salah satu komponen obat flu, jangan gunakan obat tersebut.
  2. Konsultasikan dengan apoteker atau dokter jika Anda ragu dan bingung dalam memilih obat flu yang sesuai. Jelaskan gejala-gejala flu yang Anda alami, riwayat penyakit dan alergi yang Anda miliki, serta obat-obatan lain yang sedang Anda konsumsi. Apoteker atau dokter bisa memberikan saran atau rekomendasi obat flu yang paling cocok untuk Anda.

 

Apabila Anda mengalami gangguan konsentrasi bekerja saat sakit flu, Anda dapat mencoba beberapa cara diatas. Dengan menerapkan cara-cara tersebut, Anda dapat meningkatkan konsentrasi bekerja saat sakit flu dan mempercepat proses penyembuhan.

SHARE ARTIKEL

ARTIKEL LAINNYA

Produktivitas Kerja Terjaga dengan 4 Kiat Merdeka dari Sakit education

Produktivitas Kerja Terjaga dengan 4 Kiat Merdeka dari Sakit

Meningkatkan Produktivitas dengan Mengatasi Sifat Deadliner education

Meningkatkan Produktivitas dengan Mengatasi Sifat Deadliner

5 Tips Mengoptimalkan Performa Kerja dengan Olahraga saat Mengalami Flu education

5 Tips Mengoptimalkan Performa Kerja dengan Olahraga saat Mengalami Flu

Neozep Forte

Tersedia di Toko dan Apotek Terdekat

BELI DI SINI